Beranda / Uncategorized / 28 Kasus Terungkap, Polda Sumbar Sikat Jaringan Kurir Lintas Provinsi

28 Kasus Terungkap, Polda Sumbar Sikat Jaringan Kurir Lintas Provinsi

Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta Saat Jumpa Perss

Sumbarpress – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar mencatat 28 kasus narkotika dalam periode 3 Oktober hingga 17 November 2025. Sebanyak 36 tersangka diamankan, mayoritas diduga kuat sebagai kurir jaringan lintas Sumbar–Riau. Dari seluruh kasus, polisi menyita 247,45 gram sabu dan 172.436,35 gram ganja.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menegaskan bahwa pencapaian ini menjadi bukti keseriusan Polda menekan peredaran narkoba yang makin agresif. “Ancaman narkoba nyata dan bergerak lintas wilayah. Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun,” tegasnya. Sebagian barang bukti ganja, sebanyak 68,49 kilogram, telah dimusnahkan secara simbolis oleh Presiden RI di Bareskrim Polri pada 29 Oktober lalu.

Para tersangka dijerat berlapis dengan pasal-pasal utama UU Narkotika, dengan ancaman 5 hingga 20 tahun penjara.

Dua Pengungkapan Besar di November

Ditresnarkoba mencatat dua pengungkapan terbesar sepanjang November:

  1. Kabupaten Pasaman
    Polisi menyita 59 paket besar ganja dengan total 59 kilogram. Tiga tersangka diamankan, diduga kurir jaringan lintas provinsi.
  2. Kabupaten Tanah Datar
    Sebanyak 26 paket besar ganja diamankan, satu tersangka ditangkap.

Direktur Resnarkoba Polda Sumbar Kombes Pol Wedy Mahadi menyatakan semua pengungkapan dilakukan dengan operasi matang, mulai dari informasi masyarakat hingga skema undercover buy. Ia menambahkan, sebagian besar kurir yang ditangkap berusia 25–35 tahun—pola baru yang kini terus berkembang.

“Laporan masyarakat adalah kunci. Banyak kasus muncul dari aktivitas mencurigakan di jalur-jalur rawan jaringan Sumbar–Riau,” ungkapnya.

Fokus: Penegakan Hukum, Edukasi, dan Kesadaran Publik

Wedy menegaskan pentingnya keterlibatan keluarga dan lingkungan dalam mencegah penyalahgunaan. “Jika ada anak yang mulai memakai narkoba atau ingin berhenti, laporkan kepada kami. Jangan tunggu sampai mereka ditangkap,” ujarnya.

Polda Sumbar saat ini menyelaraskan program pemberantasan narkoba dengan agenda nasional Astacita, termasuk mendukung program Kampus Bebas Narkoba di berbagai daerah.

Kompolnas Apresiasi, BNN Minta Kolaborasi Diperkuat

Komisioner Kompolnas, Supardi Hamid, mengapresiasi kinerja Polda Sumbar. Menurutnya, keberhasilan mengungkap kasus dalam jumlah besar menunjukkan meningkatnya ketangguhan operasional aparat. “Kami siap memberikan rekomendasi apa pun yang dibutuhkan Polda Sumbar,” katanya.

Kepala BNN Sumbar, Ricky Yanuarfi, menegaskan bahwa BNN dan Polda telah berkolaborasi erat dalam penindakan serta rehabilitasi pengguna. “Kolaborasi ini harus makin diperkuat,” ujarnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *