Sumbarpress-Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam transformasi gerakan dengan meluncurkan aplikasi IMM Connect, sebuah inovasi digital yang ditujukan untuk memperkuat sistem organisasi dan kaderisasi IMM di era digital.
Aplikasi IMM Connect resmi diluncurkan usai prosesi Pelantikan PC IMM Kota Padang periode 2026–2027 di bawah kepemimpinan Ketua Umum M. Basri Hanafi. Peluncuran ini menandai dimulainya babak baru gerakan IMM Kota Padang yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan kader.
Ketua Umum PK IMM H. Agus Salim, Muhammad Arief, mengapresiasi langkah progresif tersebut. Menurutnya, kehadiran IMM Connect merupakan gebrakan strategis yang menunjukkan kemampuan PC IMM Kota Padang dalam menjawab tantangan zaman.
“Sebagai mahasiswa, kita harus melek dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Ini bukan sekadar inovasi, tetapi kebutuhan organisasi agar tetap relevan dan efektif dalam menjalankan roda gerakan,” ujar Arief.
Ia menilai, peluncuran IMM Connect mencerminkan kepemimpinan PC IMM Kota Padang yang visioner. Di bawah komando M. Basri Hanafi, IMM Kota Padang dinilai mampu membaca arah perkembangan organisasi mahasiswa di tengah arus digitalisasi dan disrupsi teknologi.
Sementara itu, Ketua Umum PC IMM Kota Padang, M. Basri Hanafi, menjelaskan bahwa IMM Connect dirancang sebagai ruang digital bersama bagi kader IMM. Aplikasi ini mencakup pendataan kader, informasi kegiatan, media komunikasi terintegrasi, hingga sarana dakwah Islami.
“IMM Connect adalah ikhtiar kami agar IMM tetap relevan, progresif, dan responsif terhadap kebutuhan zaman. Kehadiran aplikasi ini menjadi bukti bahwa kader IMM siap bersaing di era teknologi,” tegasnya.
Ia menambahkan, pelantikan pengurus merupakan awal pengabdian, sementara IMM Connect menjadi instrumen untuk memperkuat konsolidasi organisasi. Menurutnya, teknologi harus dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan dakwah dan memperkokoh gerakan.
PC IMM Kota Padang optimistis IMM Connect akan menjadi fondasi bagi terwujudnya organisasi yang modern, inklusif, dan responsif terhadap persoalan umat dan bangsa, sekaligus menjadi model transformasi digital organisasi mahasiswa yang berkemajuan.






