Beranda / Pendidikan / FKPMSS Apresiasi Program “Mudik Aman Berbagi Harapan 2026”: Wujud Nyata Peran Negara melalui PLN untuk Rakyat

FKPMSS Apresiasi Program “Mudik Aman Berbagi Harapan 2026”: Wujud Nyata Peran Negara melalui PLN untuk Rakyat

Sumbarpress – Program “Mudik Aman Berbagi Harapan 2026” yang diinisiasi oleh PT PLN (Persero) kembali menegaskan kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya mahasiswa perantau. Kegiatan pelepasan peserta mudik rute Padang–Palembang lintas tengah yang digelar pada 17 Maret 2026 menjadi simbol konkret sinergi antara BUMN, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat.

Acara pelepasan yang berlangsung sekitar pukul 12.50 WIB tersebut dipimpin langsung oleh General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat, Dedy Diantolani, serta Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat, Deddy Gusman. Kehadiran para pemangku kepentingan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memastikan kesiapan teknis serta menjamin keamanan dan kenyamanan peserta selama perjalanan.

Program ini merupakan implementasi kebijakan strategis dari pusat yang dijalankan melalui PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat, dengan menyasar kelompok masyarakat yang rentan secara ekonomi, termasuk mahasiswa perantau. Dalam konteks ini, negara melalui PLN menunjukkan perannya tidak sekadar sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga sebagai instrumen pembangunan sosial yang responsif terhadap kebutuhan rakyat.

Forum Komunikasi Pelajar Mahasiswa Sumatera Selatan sebagai organisasi yang menaungi mahasiswa asal Sumatera Selatan di Sumatera Barat turut menjadi bagian penting dalam program ini. Ketua Umum FKPMSS, Farhan Rahmansyah, menilai bahwa program ini merupakan bentuk keberpihakan negara terhadap mahasiswa. Menurutnya, akses terhadap transportasi yang aman dan terjangkau menjadi isu krusial bagi mahasiswa perantau, terutama menjelang momentum sosial-keagamaan seperti mudik.

“Program ini bukan sekadar bantuan transportasi, tetapi juga bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin hak mobilitas warganya,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keberlanjutan program semacam ini perlu menjadi perhatian bersama, mengingat tingginya kebutuhan mahasiswa akan fasilitas mudik yang layak dan aman.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Umum FKPMSS, Ahmad Azis Mukhlish, yang juga merupakan mahasiswa Universitas Negeri Padang, menyampaikan apresiasi terhadap PLN atas konsistensinya menghadirkan program berbasis kepedulian sosial. Ia menilai bahwa program ini tidak hanya meringankan beban ekonomi mahasiswa, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas sosial.

Lebih jauh, ia mendorong agar ke depan program ini tidak hanya dipertahankan, tetapi juga diperluas cakupannya. “Penambahan kuota peserta serta peningkatan kualitas fasilitas transportasi menjadi hal yang penting agar manfaat program ini dapat dirasakan lebih luas,” tegasnya.

Program ini juga tidak terlepas dari komitmen Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, dalam mendorong transformasi PLN menjadi BUMN yang tidak hanya berorientasi pada layanan energi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang kuat. Melalui pendekatan ini, PLN memperkuat posisinya sebagai aktor strategis dalam pembangunan nasional yang inklusif.

Secara keseluruhan, pelaksanaan program “Mudik Aman Berbagi Harapan 2026” berjalan lancar tanpa kendala berarti. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara BUMN, pemerintah, dan organisasi masyarakat dapat menjadi model efektif dalam menghadirkan kebijakan publik yang berdampak langsung.

Di tengah meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat, program ini menjadi refleksi bahwa negara, melalui institusi seperti PLN, tetap hadir dan responsif. Lebih dari sekadar perjalanan pulang kampung, mudik kali ini menjadi simbol harapan—bahwa kebijakan yang berpihak pada rakyat masih terus diperjuangkan dan diwujudkan.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *