Beranda / Politik / Ricuh Aksi Massa di Sekitar GBK: Gas Air Mata, Kembang Api, hingga Bom Molotov

Ricuh Aksi Massa di Sekitar GBK: Gas Air Mata, Kembang Api, hingga Bom Molotov

Sumbarpress – Aksi unjuk rasa yang berlangsung di sekitar kompleks DPR RI dan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Kamis (28/8/2025), berakhir ricuh. Massa aksi yang didominasi mahasiswa dan pelajar terlibat bentrokan dengan aparat kepolisian hingga memicu situasi mencekam di sejumlah titik.

Kericuhan bermula sekitar pukul 15.30 WIB, usai aksi buruh membubarkan diri. Massa mahasiswa datang dengan mengenakan almamater dan menyuarakan kekecewaan terhadap kinerja DPR, terutama terkait tunjangan perumahan anggota dewan yang mencapai Rp50 juta per bulan.

Aksi dorong dengan polisi tidak terelakkan. Aparat kemudian menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan, memaksa massa bergeser ke Jalan Gerbang Pemuda, depan GBK.

Situasi memanas ketika massa menyalakan kembang api, petasan, dan melempar batu ke arah barisan polisi. Sekitar pukul 15.58 WIB, polisi membalas dengan water cannon untuk memukul mundur massa. Namun, bentrokan makin intens pada pukul 17.25 WIB di sekitar GBK Arena. Massa melempar bambu, batu, hingga bom molotov, sementara polisi bertahan dengan tameng dan barikade rapat.

Beberapa fasilitas umum dilaporkan rusak dan pos jaga terbakar. Suasana di sekitar lokasi digambarkan seperti “medan perang”, dengan suara ledakan kembang api berulang kali dan asap tebal yang menyelimuti kawasan. Lalu lintas di area GBK juga terganggu parah akibat bentrokan.

Hingga malam, sekitar pukul 18.14 WIB, polisi memperketat penjagaan di Jalan Asia Afrika dan menutup akses ke gerbang belakang DPR. Aparat masih bersiaga penuh untuk mengantisipasi kericuhan susulan.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait jumlah korban maupun kerusakan yang ditimbulkan dalam kericuhan tersebut. (Sumbar: Kompas.com)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *