Sumbarpress – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Pesisir Selatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 PAN dengan menggelar tasyakuran, doa bersama, dan santunan bagi anak yatim di Rumah PAN Pesisir Selatan.
Kegiatan tersebut diikuti ratusan anak yatim dan masyarakat. Hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Aisyiyah, anggota DPRD Pesisir Selatan dari Fraksi PAN, serta jajaran pengurus DPD PAN Pesisir Selatan.
Ketua DPD PAN Pesisir Selatan, Muhayatul, mengatakan peringatan HUT ke-28 harus menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen kader dalam menjalankan amanah rakyat.
“28 tahun PAN bukan sekadar perjalanan waktu. Ini adalah perjalanan perjuangan, pengabdian, dan menjaga amanah rakyat. Karena itu, setiap momentum ulang tahun harus menjadi pengingat bagi kita untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Muhayatul.
Menurutnya, tema “Gerak Cepat, Bantu Rakyat” harus diterjemahkan menjadi kerja nyata. PAN, kata Muhayatul, tidak boleh hanya hadir pada momentum politik, tetapi harus terus berada di tengah masyarakat dan merespons persoalan yang dihadapi rakyat.
“Bagi kami di Pesisir Selatan, rakyat bukan sekadar konstituen yang kita temui ketika momentum politik. Rakyat adalah alasan mengapa kita berjuang,” tegasnya.
Muhayatul mengajak seluruh kader PAN Pesisir Selatan untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kepedulian sosial. Setiap kader diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi ketika masyarakat menghadapi persoalan.
“Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, kader harus hadir. Ketika masyarakat menyampaikan aspirasi, kader harus mendengar. Ketika masyarakat menghadapi kesulitan, kader harus bergerak,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa DPD PAN Pesisir Selatan akan terus membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh struktur organisasi, tetapi juga oleh seberapa jauh keberadaannya memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan bersama anak yatim dan masyarakat tersebut menjadi salah satu bentuk konkret komitmen tersebut. Peringatan HUT PAN tidak hanya diisi dengan agenda internal partai, tetapi juga dengan doa, silaturahmi, dan berbagi kebahagiaan bersama masyarakat.
“PAN harus menjadi rumah besar tempat rakyat merasa didengar, dihargai, dan diperjuangkan. Jangan hanya hadir ketika membutuhkan suara, tetapi hadir setiap saat ketika rakyat membutuhkan kita,” ujar Muhayatul.
DPD PAN Pesisir Selatan berharap memasuki usia ke-28, seluruh kader semakin solid dan mampu memperkuat kontribusi partai dalam kehidupan sosial masyarakat. Semangat tersebut diharapkan terus diwujudkan melalui kerja-kerja nyata di tengah masyarakat.
“Gerak cepat bukan sekadar kata, bantu rakyat bukan sekadar janji. Ini harus menjadi kerja nyata, setiap hari, untuk masyarakat Pesisir Selatan,” tutup Muhayatul.
Peringatan HUT ke-28 PAN di Rumah PAN Pesisir Selatan ditutup dengan doa bersama dan silaturahmi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar DPD PAN Pesisir Selatan untuk terus mendekatkan partai dengan masyarakat serta memperkuat semangat pengabdian kepada rakyat.





