Sumbarpress – Kepengurusan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Sumatera Barat periode terbaru resmi dilantik. Pelantikan ini menandai dimulainya era baru pembinaan karate di Sumbar di bawah kepemimpinan Khairuddin Simanjuntak sebagai Ketua Umum dan Muhayatul Chaniago sebagai Wakil Ketua Umum.
Prosesi pelantikan berlangsung dengan dihadiri Ketua Umum PB FORKI, Hadi Tjahjanto, serta sejumlah tokoh olahraga, unsur pemerintah daerah, dan perwakilan perguruan karate se-Sumatera Barat. Kehadiran pimpinan pusat FORKI menjadi sinyal kuat dukungan terhadap penguatan organisasi dan pembinaan atlet karate di Ranah Minang.
Ketua Umum FORKI Sumbar, Khairuddin Simanjuntak, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial organisasi, melainkan titik awal konsolidasi besar untuk membangun prestasi karate Sumatera Barat secara berkelanjutan. Menurutnya, FORKI harus menjadi rumah bersama bagi seluruh perguruan karate dengan mengedepankan persatuan, pembinaan, dan prestasi.
“Kami ingin FORKI Sumbar menjadi organisasi yang solid dan profesional. Fokus kami adalah memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini, memperbanyak kompetisi, serta menyiapkan karateka Sumbar agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Khairuddin.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pengurus provinsi, kabupaten/kota, perguruan karate, pemerintah daerah, dan dunia usaha dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berprestasi.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum FORKI Sumbar, Muhayatul Chaniago, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh agenda pembinaan atlet dan penguatan organisasi hingga ke tingkat daerah. Menurutnya, Sumatera Barat memiliki potensi besar dalam cabang olahraga karate yang perlu dikelola secara serius dan terukur.
“Karate bukan hanya soal prestasi olahraga, tetapi juga pembentukan karakter, disiplin, dan mental generasi muda. Karena itu FORKI harus hadir tidak hanya mencetak juara, tetapi juga melahirkan generasi yang tangguh dan berintegritas,” kata Muhayatul.
Anggota DPRD Sumbar tersebut juga menilai pembinaan atlet harus dilakukan secara berjenjang dan berkesinambungan. Ia mendorong agar FORKI Sumbar memperkuat pembinaan di sekolah, perguruan, dan klub-klub karate sebagai fondasi lahirnya atlet masa depan.
Dengan kepemimpinan Khairuddin Simanjuntak dan Muhayatul Chaniago, FORKI Sumbar diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mengembalikan tradisi prestasi karate Sumatera Barat sebagai salah satu kekuatan olahraga bela diri di tingkat nasional.





